Shyatriyani's Blog

Archive for Januari 2011

Kawula muda(ABG) seperti kita pastinya gak asing yang namanya CINTA.kadang kita dibuat bingung dengan  yang namanya cinta dan pacaran, semua remaja pasti  pernah naksir lawan jenisnya dan pacaran atau banyak orang menyebutnya CINTA MONYET.Untuk menjalin hubungan (pacaran) dengan orang  yang kita taksir itu menjadi satu keinginan kita.apalagi nih ya, ternyata orang yang kamu suka itu juga ada signyal sama kamu, and nembak kamu …wahhhh so sweet!!

Gimana kalo ada seseorang nembak kamu tapi  karena prinsip,kamu belom mau pacaran dulu dan juga berbagai alasan yang laen  atau doi itu bukan tipe kamu..nah lhooo tambah bingung kan ?? gimana cara nolaknya dengan gak menyinggung  hati doi??gak usah  binggung buat nyelese’in masalah ini.kalo menurut aku selese’in dengan TMT (Terimakasih Maaf Teman).Jelaskan ke doi dengan bilang,Terimakasih karena udah memberikan perhatian yang lebih, karena gak gampang seseorang itu bisa disukai ato dapat perhatian lebih  dari  orang lain.

Maaf karena belum bisa membalas rasa itu ke doi, n jelassin alasan kalian ke doiTeman,maksudnya lebih baik berteman karena teman itu lebih nyaman,dan  lebih abadi, hehehe

Gimana guys,moga berhasil ya,yang penting kita ngomong ke doi dengan ramah,buat jaga perasaan doi.

Iklan

Salah satu tokoh sosiologi yaitu George Ritzer, mengemukakan  ada tiga paradigma yang mendominasi sosiologi, dengan beberapa paradigma yang lain yang mengandung potensi untuk meraih status paradigmatic.ke tiga paradigma itu adalah :

  1. Paradigma fakta social .(emile durkheim)

Fakta sosial diartikan Durkheim sebagai :cara berfikir, bertindak dan merasa yang berada diluar kesadaran manusia yang bersifat memaksaFakta sosial muncul dalam bentuk nilai-nilai kultural, institusi sosial, sistem ekonomi juga politik. (Doyle
Jhonson,1997 : 23).

  1. Paradigma definisi Sosial (max weber)
  2. Paradigma perilaku sosial (skinner)

Paradigma perilaku sosial memahami kenyataan sosial berada dalam hubungan
stimulus-respon yang dialami individu ketika berhadapan dengan lingkungan
sosialnya. Individu pada dasarnya memberi tanggapan (respons) sosial karena
mendapatkan stimulus (rangsangan) yang datang dari luar dirinya. Rangsangan ini
bisa datang dari individu atau dari lingkungan sosial yang lebih besar, seperi
keluarga atau institusi politik

 

postmodern

George ritzer dalam penelitianya juga mengungkapkan tentang gejala masyarakat dunia yang makin mengalami rasionalisasi dalam wujud penerapan prinsip-prinsip restoran fast-food dalam penataan masyarakat(mcdonaldization of society) hal ini merupakan fenomena kehampaan global yang sedang menyebar keseluruh penjuru bumi manusia. Dengan perkataan lain adalah meluasnya keterasingan multidimensional, baik berupa keterasingan sosial, keterasingan ekonomi, serta keterasingan kultural yang diakibatkan oleh perkembangan-perkembangan sistem ekonomi kapitalisme global.Dimana dalam penelitianya ,Ia menggunakan teori salah satunya postmodern.postmodern adalah kecenderungan penolakan modern(menolak pandangan dunia)

 

Globalisasi kehampaan

 

Selain karyanya mengenai Mcdonaldisasi, ritzer berargumen tentang globalisasi kehampaan .yaitubahwa globalisasi menyebarkan kehampaan(sebagian besar/umum).kemajuan global yang cenderung umum,yang ditandai oleh konsep kontrol yang tersentralisasi,tiadanya muatan khas,generik,tiadanya ikatan lokal,tanpa waktu,dehumanisme,dan hilangnya pesona.


Januari 2011
S S R K J S M
« Des   Mar »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Blog Stats

  • 14.906 hits
Iklan